Rabu, 09 Juli 2008

Mengapa memanen air hujan ?


Seiring dengan hujan hujan moonson selama musim hujan, India tidak kekurangan air. Tapi distribusi geografis dan bulanan dari air hujan tidak imbang. Karena itu, diperlukan pemanenan air hujan. (Khususnya hanya 70 persen dari penghuni perkotaan mememiliki akses untuk air minum yang aman). hanya 30 % dari air permukaan yang digunakan, sisanya mengalir ke laut. Maka, ada potensi yang besar untuk pemanenan air hujan.

Air tanah harus diisi dengan proses pengisian alami. Namun seiring dengan penggunaan berlebihan, level air tanah nampak menurun lebih dari 4 meter di sejumlah negara. Karena disana ada peningkatan yang tetap dalam irigasi air tanah, masalahnya semakin parah. Dengan meninjau peningkatan populasi dan urbanisasi, diperkirakan bahwa semua sumber air tanah akan digunakan semua pada 2025. Sekarang, sumur-sumur telah mengering, dan kualitas air tanah menurun.Masalah yang ebrhubungan adalah air laut (bergaram) mulai menyusup ke dalam wilayah pantai, seiring dengan turunnya air tanah.

Kelangkaan air bersih terkait dengan masalah ketersediaan air baku yang kian berkurang. Alternatif solusinya terletak pada kondisi air tanah berikut pengelolaannya, khususnya yang berasal dari air hujan antara 6 - 7 bulan per tahun. Sebab, kalau selama kurun waktu itu 50% dari jumlah air hujan bisa ditampung melalui bak penampungan air hujan dan disimpan sebagai air tanah lewat sumur-sumur resapan, akan membantu pemenuhan kebutuhan air tiap hari. Bahkan dapat ikut mengendalikan banjir dan intrusi air laut

Konsep memanen air hujan (rain water harvesting) diyakini bisa dilakukan untuk menanggulangi persoalan krisis ketersedian air bersih untuk berbagai keperluan. Istilah memanen hujan sebenarnya berasal dari bidang pertanian, khususnya untuk pemenuhan kebutuhan air pertanian di daerah arid dan semi arid.

Namun, upaya memanen hujan di dunia internasional saat ini menjadi bagian penting dalam agenda global environmental water resources management dalam rangka penanggulangan ketimpangan air pada musim hujan dan kering (lack of water), kekurangan pasokan air bersih penduduk dunia, serta penanggulangan banjir dan kekeringan. Memanen hujan dapat didefinisikan sebagai upaya menampung air hujan untuk kebutuhan air bersih atau meresapkan air hujan ke dalam tanah untuk menanggulangi banjir dan kekeringan (Agus Maryono)

Kecenderungannya kini mulai ada trend membuat kolam tandon air hujan skala rumah tangga. Tandon skala rumah tangga ini digunakan untuk keperluan mengepel, mencuci mobil, menyiram tanaman, menggelontor toilet. Bahkan, ada yang dilengkapi sekaligus dengan perangkat pengolahan air mini, sehingga seluruh air hujan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan air minum..
Memanen Air hujan diartikan sebagai upaya "mengelola air hujan dg kualitas yang relatif masih sangat bagus" untuk memenuhi kebutuhan air bersih masa sekarang dan mendatang, kebutuhan pertanian, kebutuhan pengisian air tanah dll

Dalam UU no 7 tahun 2004 tentang sumber daya air, juga sudah diamanatkan tentang pentingnya air hujan.

Selain ramah lingkungan pemanenan air hujan dapat menjadi jalan keluar ataspermasalahan air bersih bagi masyarakat marjinal di perkotaan. Kantung-kantung padat penduduk miskin di kota-kota besar di Indonesia, dapat menjadi lokasi uji coba teknik pemanenan air hujan untuk menjawab permasalahan air bersih.

Ide dasar sistem pemanenan air hujan sebenarnya sederhana yaitu menampung air hujan melalui atap rumah, mengalirkan ke bak penampung, dan memanfaatkannya untuk berbagai keperluan rumah tangga. Adapun untuk konsumsi, air hasil pemanenan perlu perlakuan khusus untuk dua alasan.

Masalah kebutuhan air bersih dapat ditanggulangi dengan memanfaatkan sumber air dan air hujan. Menampung air hujan dari atap rumah adalah cara lain untuk memperoleh air. Cara yang cukup mudah ini kebanyakan masih diabaikan karena atap rumah yang terbuat dari daun rumbia atau alang-alang tidak memungkinkannya. Namun pada rumah yang beratap genteng atau seng bergelombang, hal ini dengan mudah dapat dilakukan dengan memasang talang air sepanjang sisi atap dan mengalirkan air hujan itu ke dalam tempat penyimpanan.

Beberapa ahli mengatakan bahwa air hujan dapat dipanen dengan dua cara :
- Koleksi dan penyimpanan air pada tanki dan reservoir.
- Penyimpanan air hujan dalam batu2 dekat permukaan sebagai air tanah.

Sedangkan literature lain mengatakan ada 7 cara penyimpanan air yang biasa digunakan atau dipakai di daerah pedesaan di Indonesia. Ke-7 cara tersebut yaitu :
1) Gentong penampungan air cara cetakan (Kapasitas 250 liter)
2) Drum air cara kerangka kawat (Kapasitas 300 liter)
3) Bak penampungan air bambu semen (Kapasitas 2.500 liter)
4) Bak penampungan air bambu semen (Kapasitas 10.000 liter)
5) Instalasi air bersih pipa bambu metode tradisional
6) Instalasi air bersih pipa bambu sistem pengaliran tertutup
7) Bak penampungan sumber air/mata air

Umumnya penyimpanan air yang digunakan adalah bak penampung yang dibuat dari drum, genteng dan bambu semen. Bahan ini digunakan karena : relatif murah, tahan lama, konstruksi kuat, mudah dibuat, bahan baku mudah didapat dan air yang ditampung tidak mudah tercemar.
Akan tetapi pengklasifikasian menurut cara menampung dan penggunaan air hujan bisa dilihat pada tabel berikut :

Air bisa digunakan langsung

  • Bak PAH Semen
  • Bak PAH Ferro semen
  • Bak PAH Fiber
  • Bak PAH PVC
  • Reservoar Geomembrane

Air bisa digunakan langsung dan mengkonservasi air tanah

  • Telaga
  • Cek Dam
  • Embung
  • Dam Parit

Mengkonservasi air tanah

  • Sumur resapan
  • Rorak
  • Saluran buntu
  • Lubang penampungan air (catch pit)


0 komentar:

Posting Komentar

Kontak Kami

Info lebih lanjut bisa menghubungi www.thetrekkers.com


Toko dan Kantor www.thetrekkers.com

Jl. Palagan Tentara Pelajar Km 9

(2 Km di sebelah Utara Hotel Hyatt)

Kamdanen, Sarihardjo, Sleman, Yogyakarta, Indonesia

Telp +62-812-276-5434

SMS Hotline + WhatsApp : +62-812-276-5434

Email : ferriisk@yahoo.com - ferriisk@thetrekkers.com

Facebook : www.facebook.com/thetrekkers Twitter : @thetrekkerscom

Youtube : http://www.youtube.com/thetrekkersjogja


Produk dan ide-ide kami bisa juga dilihat di :


www.thetrekkers.com

Blog http://blog.thetrekkers.com/


http://tenda.thetrekkers.com/


http://perahualuminium.thetrekkers.com/


http://tangkiair.thetrekkers.com/


http://toiletportable.thetrekkers.com/


http://drybag.thetrekkers.com/


http://tasp3k.thetrekkers.com/


http://sepatu.thetrekkers.com

http://perahukaret.thetrekkers.com

http://mainanair.thetrekkers.com/


http://wisata.thetrekkers.com/


http://perahu.thetrekkers.com/