Rabu, 06 November 2013

Tangki Air Kerangka Portable untuk Kegiatan Konservasi

Beberapa waktu yang lalu, pihak pengelola hutan pendidikan Konservasi Koesnadi Hardjasomantri memesan 3 set tangki air model kerangka. Mereka memang sedang getol-getolnya melakukan penghijauan di lerang Merapi yang terkena Erupsi beberapa tahun yang lalu. 

Untuk melakukan penghijaun tentu saja membutuhkan air untuk memelihara tumbuah tersebut. Pilihannya adalh apakah membuat permanen dari bak semen atau yang portable. Kalau dibuat yang permanen dari semen, menurut pengalaman mas Ifan malah digunakan untuk industri pembuatan arang yang nota bene akan merusak pepohonan sebagai bahan baku pembuatan arang. Akhirnya pilihannya membuat tangki air yang bisa dibongkar dan dipasang kembali sesuai dengan kebutuhan air pohon-pohon yang sedang ditanam.

foto dibawah ini : Ifan Adi Wijayanto (Tim Lapangan HPKKH) dengan Pak Faiz (salah satu Kepala Biro di Perhutani) checking bak air portable buatan tangkiair.thetrekkers di areal HPKKH (Hutan Pendidikan Konservasi Koesnadi Hardjasoemantri) Lereng G. Merapi.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar